”Yaa muqallibal qulub, tsabbit qalbii ‘alaa diinika”

”Wahai Rabb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada agama-Mu”

Aamiin...

(Hadist Riwayat at-Tirmidzi, Ahmad dan al-Hakim dishahihkan oleh adz-Dzahabi)

Senin, 18 Juni 2012

Keluarga Besar Itu Indah

Segala Puji bagi Alloh Ta'ala yang berfirman :
... Apa yang diberikan Rosul kepadamu maka terimalah, dan apa yang dilarangnya maka tinggalkanlah ... (QS. al-Hasyr [59]: 7)

Dan Alloh tidak menghendaki berbuat kezholiman terhadap hamba-hambanya. (QS. Ghofir [40]: 31)

Sholawat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada hamba dan Rosulnya yang pernah mendo'akan sahabatnya, Anas radhiallaahu anhu, dengan do'anya :
"Ya Alloh, perbanyaklah harta dan anaknya, dan berkahilah ia dalam apa-apa yang Engkau berikan ..."

KB Islami = Keluarga Besar
Berbagai kontroversi muncul tatkala sebagian da'i Ahlus Sunnah mencanangkan KB Islami dalam rangka mengajak umat kembali kepada sunnah Nabi shalallaahu alaihi wasallam. KB Islami yang dimaksudkan ialah keluarga besar Islami, bukan sekedar keluarga berencana. Sebagian kaum muslimin menganggap hal ini wajar-wajar saja karena orang tua mereka dahulu juga banyak anak dan tidak ada masalah dengan semboyan "banyak anak, banyak rezeki". Sebagian lain menolaknya dengan alasan sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman, akan menyulitkan ekonomi keluarga, repot mengurus anak, dan pendidikannya akan terlantar.

Waspadai Makar Jahat
Tidak henti-hentinya musuh Islam berupaya keras menghancurkan Islam, baik dari luar maupun dari dalam dengan memperalat orang-orang Islam sendiri. Salah satu upaya mereka ialah dengan memprogramkan pembatasan kelahiran (KB versi mereka) bagi kaum muslimin. Telah jelas bahwa KB merupakan upaya untuk melemahkan kekuatan umat Islam dengan menekan angka pertambahan penduduk muslim, sehingga suatu ketika kaum muslimin akan mudah mereka kuasai dan dipaksa menjadi kafir seperti mereka. Alloh Ta'ala telah memperingatkan hal ini:
Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka) (QS. an-Nisa' [4]: 89)

Syaikh Muhammad asy-syinqithi rahimahullah mengatakan:
"Sesungguhnya seruan kepada pembatasan keturunan atau keluarga berencana berasal dari Yahudi dan digembar-gemborkan di daerah Timur oleh Negara-negara Barat. Berapa banyak dana yang telah mereka kucurkan untuk mendukung keberhasilan program ini di negara-negara Timur Tengah khususnya negeri-negeri Islam dan Arab?!' (Adhwa'ul Bayan 9/81)

Syaikh Muhammad al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan:
"Usaha-usaha untuk menyedikitkan keturunan dalam umat Islam merupakan tipuan dari musuh-musuh Islam, baik itu dari orang-orang munafik yang menampakkan Islam atau orang-orang kafir yang terang-terangan memusuhi Islam." (Liqo'at Juz 2 hlm. 43)

(Bersambung InsyaAlloh)

Oleh: Abu Bakar al-Atsari (keindahan Islam)

Majalah al-Mawaddah Edisi 11 Tahun ke-2 :: Jumadats Tsaniyah 1430 H :: Juni 2009

Published with Blogger-droid v2.0.6

Tidak ada komentar: