”Yaa muqallibal qulub, tsabbit qalbii ‘alaa diinika”

”Wahai Rabb yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku pada agama-Mu”

Aamiin...

(Hadist Riwayat at-Tirmidzi, Ahmad dan al-Hakim dishahihkan oleh adz-Dzahabi)
Tampilkan postingan dengan label Aisyah Alhanifah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aisyah Alhanifah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 November 2010

Tertinggi Protein Content Makanan

http://www.scumdoctor.com/images/Highest-Protein-Content-Food.jpg



Makanan kandungan protein tertinggi yang menarik untuk individu yang mencoba untuk membangun otot seperti juga kepada mereka yang sedang berusaha menurunkan berat badan. Menurut The Food and Drug Administration (FDA), makanan dapat diberi label "High Protein" jika mengandung lebih dari 10 gram protein kualitas tinggi per porsi.

Juga, daftar makanan protein tinggi juga menunjukkan makanan yang dianggap "rendah lemak" oleh FDA.

Daftar makanan protein tinggi dan jumlah protein ditampilkan di bawah.

Sapi

  • Hamburger patty, 4 oz - 28 gram protein
  • Steak, 6 oz - 42 gram
  • Sebagian besar potongan daging sapi - 7 gram protein per ons

Ayam

  • Dada ayam, 3.5 oz - 30 gram protein
  • Paha ayam - 10 gram (untuk ukuran rata-rata)
  • Paha ayam - 11 gram
  • Daging ayam, dimasak, 4 oz - 35 gram

Ikan

  • Kebanyakan ikan fillet atau steak adalah sekitar 22 gram protein selama 3 ½ oz (100 gram) ikan matang, atau 6 gram per ons
  • Tuna, 6 oz bisa - 40 gram protein

Babi

  • Daging babi, rata-rata - 22 gram protein
  • Babi pinggang atau tenderloin, 4 oz - 29 gram
  • Ham, 3 oz melayani - 19 gram
  • Ground babi, 1 ons mentah - 5 gram; 3 oz dimasak - 22 gram

Telur dan Produk Susu

  • Telur, besar - 6 gram protein
  • Susu, 1 cangkir - 8 gram
  • Cottage cheese, ½ cangkir - 15 gram
  • Yogurt, 1 cangkir - biasanya 8-12 gram
  • Hard keju (Parmesan) - 10 gram per oz

Kacang (termasuk kedelai)

  • Tahu, ½ cangkir 20 gram protein
  • Tahu, 1 ons, 2.3 gram
  • Susu kedelai, 1 cangkir - 6 -10 gram
  • Kebanyakan kacang (hitam, belang-belang, lentil, dll) sekitar 7-10 gram protein per setengah cangkir buncis masak
  • Kacang kedelai, ½ cangkir dimasak - 14 gram protein
  • Split kacang polong, ½ cangkir - 8 gram

Kacang-kacangan dan Benih

  • Selai kacang, 2 sendok makan - 8 gram protein
  • Almond, ¼ cangkir - 8 gram
  • Kacang, ¼ cangkir - 9 gram
  • Mete, ¼ cangkir - 5 gram
  • Biji bunga matahari, ¼ cangkir - 6 gram
Selengkapnya...

Diet Rendah Protein

TUJUAN DIET

Memberikan makanan secukupnya sesuai dengan kemampuan ginjal untuk menyaring sisa metabolisme protein agar sisa tersebut tidak menumpuk dalam darah karena dapat bersifat racun

BAHAN MAKANAN YANG BOLEH DIBERIKAN

Makanan sumber protein hewani seperti daging , ayam , ikan , hati ,telur , susu , dan sebagainya dalam jumlah yang telah ditentukan

BAHAN MAKANAN YANG DILARANG

Makanan sumber protein nabati seperti : tahu , tempe , oncom , kacang tanah , kacang merah , kacang tolo , kacang hijau , kedelai , dsb

Kue-kue atau bahan makanan yang banyak menggunakan sumber protein nabati

PENGATURAN DIET

1. Menghidangkan makanan yang sebaik-baiknya dan menarik sehingga menimbulkan selera makan

2. Porsi makanan kecil tetapi padat kalori dan diberikan sering misal 6x sehari

3. Makanan tinggi kalori , rendah protein seperti sirup , madu , permen , baik sebagai penambah kalori hendaknya tidak diberikan dekat pada waktu makan karena akan menggurangi nafsu makan

4. Memilih makanan sumber protein hewani dalam jumlah yang telah ditentukan

5. Bila ada odema (bengkak atau dikaki atau bagian tubuh yang lain) dan tekanan darah tinggi perlu menggurangi garam dan makanan yang diberi natrium dalam pengolahannya

6. Bila jumlah air seni sehari berkurang dari normal maka perlu dibatasi minum

Contoh menu

Diet rendah protein

Pagi

· Nasi

· Telur dadar

· Tumis buncis

· Teh manis

Pukul 10.00

· Pisang

· Teh manis

Siang

· Nasi

· Pepes

· Sayur bening + asem

· Pepaya

· Sirup

Pukul 16.00

· Agar-agar nanas

Sore

· Nasi

· Daging ungkep

· Sup sayuran

· Pepaya

Pukul 21.00

· Pisang

·
Teh manis


http://ezcobar.com/dokter-online/
Selengkapnya...

Tips And Trik Menghindari Makanan Laut Yang Menyebabkan Alergi

Selasa, 24 Agustus 2010

Makanan laut memang dikenal sering menimbulkan alergi. Makanan laut menempati urutan ketiga dalam hal makanan yang paling sering menimbulkan alergi.

Tiga jenis makanan laut yang dapat memicu alergi:

Menu seafood Ikan memang paling favorit tetapi terdapat dua kategori ikan: “ikan bertulang keras” (contoh: salmon, cod, tuna, mackerel, sardine, ikan pedang) dan “ikan bertulang rawan” (contoh: hiu). Semua ikan bertulang keras mengandung parvalbumin, yaitu protein dalam ikan yang dikenal dapat memicu alergi.Sedangkan ikan bertulang rawan belum diketahui apakah mempunyai parvalbumin atau tidak.Reaksi alergi dimulai ketika sistem imun bereaksi secara berlebihan terhadap protein makanan laut, menganggapnya sebagai zat yang berbahaya. Untuk melawan protein, sistem imun melepaskan antibodi IgE ke sirkulasi darah. Antibodi ini berinteraksi dengan sel darah putih (sel mast dan basofil) untuk memicu pelepasan histamin dan berbagai zat kimia lain ke dalam darah. Histamin dan berbagai zat kimia inilah yang merangsang gejala alergi.

Reaksi alergi makanan laut dapat muncul dalam berbagai tanda dan gejala. Gejala umumnya muncul dua jam setelah terpapar, walaupun dalam beberapa kasus mungkin baru muncul dalam waktu 24 jam. Gejala yang muncul bisa bersifat ringan sampai parahOrang yang mengalami reaksi alergi sebaiknya sesegera mungkin mencari pengobatan karena terdapat kemungkinan gejala akan makin parah mengarah pada terjadinya “anaphylactic shock”.

MENGHINDARI ALERGI MAKANAN LAUT

Orang yang alergi terhadap makanan laut harus berhati-hati terhadap berbagai produk yang mengandung makanan laut mereka juga sebaiknya membaca dengan baik label obat-obatan, kosmetik, krim maupun salep, karena beberapa produk mungkin mengandung makanan laut.Jika anda terlanjur mengalami reaksi alergi, sesegera mungkin mencari pengobatan agar gejala tidak bertambah parah atau berlangsung terus menerus. Tenaga kesehatan mungkin akan memberikan antihistamin, obat pelega pernafasan atau obat steroid tergantung keparahan gejala.


Sumber century-pharma.com

Selengkapnya...

Kamis, 14 Oktober 2010

Aisyah Alhanifah

Batam, 23 Oktober 2009
Rumah Sakit Otorita Batam
11.30 WIB
3200 gram
52 cm Selengkapnya...